Selamat Datang in "MARIOPUNALA" my blog

Minggu, 02 Januari 2011

Panduan Membuat Skripsi Teknik Informatika STMIKH Mks

PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI MAHASISWA
PROGRAM STRATA SATU (S1)
STMIK HANDAYANI MAKASSAR


I. GARIS-GARIS BESAR SKRIPSI

Bagian ini memuat hal-hal penting yang berhubungan dengan bagian awal, Bagian isi dan Bagian Penutup tugas akhir.
1. Sampul Depan
Sampul skripsi berwarna Merah. Sampul skripsi memuat : judul, tulisan Skripsi, logo perguruan tinggi (ukuran : lebar 3,5 cm dan tinggi 4,5 cm, warna hitam), nama lengkap (tanpa gelar kesarjanaan) dan nomor pokok mahasiswa (Npm), nama jurusan, perguruan tinggi, dan tahun lulus ujian. Semua huruf dicetak dengan huruf kapital. Komposisi huruf dan tata letak masing-masing bagian diatur secara simetris rapi dan serasi. Ukuran huruf 12 – 16 point. Contoh halaman sampul disajikan pada Contoh 1.
2. Halaman Judul
Halaman judul memuat tulisan yang sama dengan sampul depan akan tetapi dicetak di atas kertas putih. Halaman ini adalah halaman bernomor i, nomor halaman tidak dicantumkan tetapi tetap diperhitungkan. Contoh halaman judul disajikan pada Contoh 1.
3. Halaman Pengajuan
Halaman pengajuan memuat : judul skripsi yang diketik dengan huruf kapital, tulisan Skripsi, pernyataan pengajuan, nama jurusan, nama lengkap (tanpa gelar kesarjanaan) dan npm mahasiswa, nama perguruan tinggi dan tahun lulus. Contoh halaman pengajuan disajikan pada contoh 2.
4. Halaman Persetujuan
Bagian ini memuat Judul, nama dan Npm mahasiswa, jurusan, pernyataan persejutuan dari komisi pembimbing, tanggal dan tanda tangan komisi pembimbing. Contoh halaman persetujuan disajikan pada contoh 3.
5. Halaman Pengesahan
Bagian ini memuat Judul, Nama dan Npm Mahasiswa, tulisan Skripsi, pernyataan pengesahan skripsi, tanda tangan persetujuan komisi penguji, tanda tangan pengesahan ketua jurusan dan ketua 1 bidang Akademik. Contoh halaman pengesahan disajikan pada contoh 4.


6. Motto (jika ada). Lihat contoh 5.
7. Abstrak
Bagian ini adalah merupakan intisari tugas akhir, memuat hal-hal sebagai berikut: Bagian ini dalam bentuk Essai dan diketik dengan satu spasi dengan panjang maksimal 1 (satu) halaman. Ditulis secara kronologis tentang nama mahasiswa , tahun penulisan skripsi, judul , lembaga, tujuan penelitian, metodologi penelitian dan kesimpulan. Contoh abstrak disajikan pada contoh 6.
8. Kata Pengantar
Bagian ini berisi ucapan syukur, beberapa hal yang berkaitan dengan penyelesian skripsi/tugas akhir, ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyelesaian skripsi/tugas akhir dimulai dari lembaga (institusi) dengan urutan Struktural tertinggi ke bawah, Tempat penelitian, mulai dari struktural tertinggi ke bawah.
9. Daftar Isi
Memuat point-point dari tugas akhir yang telah diselesaikan beserta dengan nomor halamannya.
10. Daftar Tabel
Daftar tabel memuat nama dan nomor tabel berurut mulai dari Bab 1 hingga Bab terakhir. Lihat contoh 7.
11. Daftar Gambar
Daftar gambar memuat nama dan nomor gambar, berurut mulai Bab 1 hingga Bab terakhir. Lihat contoh 8.
12. Daftar Singkatan (jika ada)
Bagian ini memuat singkatan dan kepanjangannya/
13. Daftar Simbol (jika ada)
Daftar ini memuat simbol-simbol yang digunakan dan makna simbol tersebut.

Contoh 1 : Halaman judul

……………………………… judul……………………………….
……………………………………
…………………



SKRIPSI

















Oleh :

Nama : …………………
NPM : …………………


JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (STMIK) HANDAYANI
MAKASSAR
200....




Contoh 2 :Halaman pengajuan

……………………………… judul……………………………….
……………………………………
…………………






SKRIPSI


Diajukan sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Komputer

Jurusan Teknik Informatika



Disusun dan diajukan Oleh :


Nama : …………………
NPM : …………………










SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (STMIK) HANDAYANI
MAKASSAR
200....
Contoh 3 : Halaman persetujuan


HALAMAN PERSETUJUAN SEMINAR


Judul : …………………………………………………………………
…………………………………………………………………
Nama : …………………………………………………………………
NPM : …………………………………………………………………
Jurusan : …………………………………………………………………



Telah diperiksa dan disetujui untuk diajukan sebagai salah satu syarat untuk menempuh Ujian Akhir guna memperoleh gelar Sarjana Komputer







Makassar,………………………






Pembimbing 1 Pembimbing 2










Contoh 3 : Halaman persetujuan

HALAMAN PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI

Judul : …………………………………………………………………
…………………………………………………………………
Nama : …………………………………………………………………
NPM : …………………………………………………………………
Jurusan : …………………………………………………………………



Telah diperiksa dan disetujui untuk diajukan sebagai salah satu syarat untuk menempuh Ujian Akhir guna memperoleh gelar Sarjana Komputer






Makassar,………………………






Pembimbing 1 Pembimbing 2







MENGETAHUI
KETUA JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA



( Dra. Najirah Umar,S.Kom, MT )



Contoh 4: Halaman pengesahan


HALAMAN PENGESAHAN

………………………………..JUDUL………………………………
……………………………………………
……………………

Oleh :

Nama : ……………..
NPM : ……………..

Telah dipertahankan di hadapan sidang penguji Skripsi STMIK Handayani
pada tanggal .................................. 200...
dan dinyatakan telah memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana Komputer



Tim Penguji : Tanda Tangan

1. ………………. 1. ………………………
Ketua sidang
2. ………………. 2. …………………………
Sekretaris Sidang
3. …………........ 3. ………………………
Anggota
4. ...................... 4. …………………………
Anggota
Mengesahkan :

Pembantu Ketua I, Ketua Jurusan Teknik Informatika

................................ .................................................

Mengetahui :
Ketua STMIK Handayani Makassar



Prof.DR.H.Osman Lewangka,SE,MA
Contoh 5 : Motto (Jika Ada)





MOTTO


“Ilmu pengetahuan adalah obor dalam kehidupan, hidup tanpa ilmu bagaikan melangkah dalam kegelapan”. Oleh :.........................................

“Resopa temmaninggi namalomo nalatei pammase
Dewata”. Oleh : Sumarsono




Kupersembahkan kepada :
Kedua orang tua tercinta yang telah senantiasa
Membimbing dan mengarahkan aku disertai dengan doa-doanya
Hingga aku dapat menyelesaikan studiku.

Kakak-kakak dan adik-adikku tercinta yang
Senantiasa menghiburku dikala aku penat dan jenuh
Hingga aku dapat menyelesaikan studiku sesuai
Rencana.

Kekasihku tercinta...................yang senantiasa memberikan
Semangat dalam penyelesaian studiku.

Rekan-rekan mahasiswa yang senantiasa
Membantu dan memberikan motivasi dalam
Penyelesaian studiku.






















Contoh 6: ABSTRAK

ABSTRAK

Sumarsono komputrisasi nilai mahasiswa di STMIK Handayani Makassar dibimbing oleh : Sutarmaji dan Harlely

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui tingkat efektivitas pengolahan nilai mahasiswa di STMIK Handayani Makassar, (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengolahan nilai mahasiswa di STMIK Handayani Makassar, (3) mengetahui sejauh mana efektivitas pengolahan nilai mahasiswa dengan sistem manual dan sistem kompterisasi di STMIK Handayani Makassar.

Penentuan tugas akhir ini dilakukan pada bulan Agustus 2000 sampai dengan bulan Desember 2000 dengan lokasi penelitian di STMIK Handayani Makassar. Efektivitas pengolahan nilai yang dimaksud adalah perbandingan waktu yang digunakan antara pengolahan nilai mahasiswa dengan sistem manual dengan sistem komputerisasi pada setiap akhir semester. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengolahan nilai tersebut adalah cepat lambatnya pemasukan nilai oleh dosen, tenaga operator dan sistem serta alat pendukung yang digunakan. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer melalui kuesioner, wawancara dan daftar pertanyaan.

Hasil menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pengolahan nilai mahasiswa di STMIK Handayani Makassar relatif masih rendah. Selanjutnya ketepatan waktu pemasukan nilai oleh dosen menunjukkan hubungan secara nyata (signifikan) dengan efektivitas pengolahan nilai terhadap mahasiswa di STMIK Handayani Makassar. Sedangkan tenaga operator, sistem serta alat yang digunakan tidak menunjukkan hubungan secara nyata (signifikan) dengan efektivitas pengolah nilai mahasiswa untuk taraf signifikansi 0.04 % tetapi pada taraf 0,25 % ternyata mempunyai hubungan secara nyata. Disamping itu juga ternyata tampak adanya perbedaan tingkat efektivitas pengolahan nilai mahasiswa antara sistem manual dengan sistem komputerisasi di STMIK Handayani Makassar.














Contoh 7: Daftar Tabel


DAFTAR TABEL

Nomor Nama Tabel Halaman












































Contoh 8 : Daftar gambar

DAFTAR GAMBAR

Nomor Nama Gambar Halaman





























Contoh 9 : Daftar Lampiran

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Halaman


BAGIAN ISI

BAB I : PENDAHULUAN

Bagian ini terdiri dari :
A. Latar Belakang Masalah (tuliskan hal-hal yang melatar belakangi mengapa perancangan/pengembangan sistem ini penting untuk dilakukan dan mengapa anda/mahasiswa tertarik untuk melakukannya) pendahuluan dibuat dengan pola piramida terbalik. Uraian-uraian dimulai dari hal-hal yang umum dan akhirnya mengerucut ke bawah sampai pada topik yang akan dibahas.
B. Batasan Masalah (untuk mempertajam sasaran dan membatasi ruang lingkup, maka perlu membatasi masalah tentang hal yang akan dirancang/dikembangkan).
C. Rumusan Masalah (rumusan masalah pokok yang ingin diteliti berkaitan dengan topik yang dipilih.
D. Tujuan dan Manfaat (tuliskan apa tujuan anda dan manfaat apa yang dicapai dengan penelitian tersebut. Tercapainya tujuan itu harus nampak pada kesimpulan).
E. Penegasan Konsep (tuliskan pengertian/penjelasan singkat tentang judul berkaitan dengan topik yang anda bahas)
F. Sistematika Penulisan.

BAB II. LANDASAN TEORI

Bagian ini terdiri dari :

Pemaparan pengertian-pengertian, kutipan-kutipan, dari berbagai sumber
yang erat kaitan serta relevansinya dengan topik/judul yang akan dibahas

BAB III. METODE PENELITIAN

Bagian ini terdiri dari :

1. Lokasi Penelitian (tuliskan dimana penelitian tersebut dilaksanakan) jika ada
2. Gambaran Umum Lokasi Penelitian tuliskan sejarah objek penelitian dan uraikan berbagai hal yang berkaitan erat dngan topik/judul yang akan dibahas, dapat juga dijelaskan tentang mekanisme dan tata kerja yang sedang berjalan, terutama yang erat kaitannya masalah yang akan dibahas, direkayasa, atau dikembangkan).




3. Metode Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data
Tuliskan metode penelitian antara lain :
a. Action Researc ( penelitian tindakan )
b. Penelitian Evaluasi
c. Penelitian Survei
d. Penelitian Ex Post Facto
e. Penelitian Experimen
f. Dsb

Jika metode penelitian menggunakan “action research”, maka teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan tahap-tahap sebagai berikut :

a. Pengumpulan Dokumen dari semua sistem yang sedang berjalan baik dokumen organisasi maupun sistem informasi. Dokumen ini harus dilampirkan pada lampiran skripsi.
b. Observasi, diharapkan peneliti dapat melihat langsung sistem informasi yang sedang berjalan.
c. Daftar Pertanyaan (berisikan peranyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan sistem yang akan diteliti)
d. Wawancara (dipakai untuk mencocokkan data dari hasil daftar pertanyaan)

BAB IV. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

A. Analisa Sistem

1. Mempelajari Sistem Yang sedang berjalan dalam hal ini Menyusun Deskripsi Sistem (input-proses-output). Bagaimana bentuk input dari sistem yang sedang berjalan, proses atau aliran data dan informasi, serta bentuk output dari sistem yang sedang berjalan.
2. Analisa Kebutuhan, Identifikasi dan Penemuan Permasalahan. Peneliti diharapkan dapat membuat daftar hasil penemuan masalah dari sistem yang sedang berjalan
3. Studi Kelayakan, Merumuskan Alternatif Pemecahannya, dan membuat studi kelayakan terhadap sistem yang diajukan/dikembangkan.

B. Perancangan Sistem

1. Perancangan Proses( DFD Logik), berisikan antar lain :

a. Diagran Konteks
b. Diagram Zero
c. Diagram Fungsi
d. Kamus Data

2. Perancangan Database

a. Deskripsi Tabel
b. ERD ( Entity Relation Diagram)

3. Perancangan Output
4. Perancangan Input
5. Perancangan Tampilan Layar ( Diagram Berjenjang untuk Menu)

C. Implementasi
a. Pemrograman( Lampiran Program Flowchart dan Listing Program)
b. Petunjuk Pengoperasian, dibuat sejelas mungkin


BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berisikan kesimpulan dari perancangan. Dalam simpulan ini dijabarkan per bagian hasil analisis yang disesuaikan dengan tujuan dan sasaran pada bab I.
B. Saran
Berisikan saran atau rekomendasi mengenai penelitian atau rancangan yang dihasilkan yang didasarkan pada hasil implementasi sistem yang dibuat tersebut.




III. BAGIAN PENUTUP

1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka minimal 10 sumber (judul), ditulis dan diurut menurut abjad secara ascending dengan mengikuti tatacara penulisan sebagai berikut :

a. Sumber pustaka dari jurnal

Barrert-Lennard, G.T. (1983). “The Empathy Cycle : Refinement of A Nuclear Concept”. Journal of Counselingpsychology. 28 (2), 91-100

b. Sumber pustaka dari buku.

(1) jika buku ditulis oleh seorang saja:

Poole, M.E. (1976). Social Class and Language Utilizationat the
Tertiary Level. Brisbane: University of Quensland.

(2) jika buku ditulis oleh dua atau tiga orang, maka semuanya ditulis :

Dunkin, M.J. dan Biddle, B.J. (1974). The studi of teaching.New York: Holt Rinehart and Winston.

(3) jika penulis sebagai penyunting

Philip, H.W.S. dan Simpson, G.L. (Eds) (1974). Australia in the world of Education Today and Tomorrow. Cambera:Australia National Commision.

(4) jika sumber itu merupakan karya tulis seseorang dalam suatu kumpulan tulisan banyak orang :

Pujianto. (1984). “Etika Sosial dalam Sistem Nilai Bangsa Indonesia”, Dalam YP2LPM. (1984), Dialog Manusia, Falsafah, Budaya, dan Pembangunan. Malang : YP2LPM.
(5) jika buku itu berupa
Gabriel , J. (1974). Children Growing Up:Development of Children Personality (third ed.). london : Universitu of london Press.






c. Sumber pustaka di luar jurnal dan buku

(1) Berupa skripsi, tesis, atau disertai :

Soelaeman, M.I. (1985). Suatu Upaya Pendekatan Fenomenologi Terhadap situasi kehidupan dan pendidikan dalam keluarga dan Sekolah. Disertasi doktor pada FPS IKIP Bandung: tidak diterbitkan.

(2) Berupa makalah

Kartadinata. S. (1989). “Kualifikasi Profesional Petugas Bimbingan Indonesia: Kajian Psikologis”, Makalah pada konvensi 7 IPBI, Denpasar.

(3) Berupa surat kabar

Sanusi, A. (1986), “Menyimak Mutu Pendidikan dengan Konsep Taktis dan Kecerdasan, meliruskan konsep belajar dalam arti kualitatif, pikiran rakyat (8 September 1986).

d. Sumber pustaka merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh suatu instansi. Nama instansi tersebut dipakai sebagai pengganti nama penulis. Contoh :

(1). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan R.I. 1975. Pedoman
Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan. Balai Pustaka, Jakarta.

(2). Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin. 2004. pedoman
Penulis Skripsi. Makassar

e. Sumber pustaka dari jurnal dan majalah
Nama penulis, tahun terbit. Judul tulisan. Nama majalah ditulis miring. Nomor terbit: Nomor halaman.
Contoh :

Hasan, A.K., Drew, J.V., Knudson, D. And Olsen, R.A. 1970. Influence of soil salinity on production of dry matter and uptake and distribution of nutrients in barley and corn. II. Agron. J. 62 : 43- 45.








f. Sumber pustaka dari internet. Cara penulisannya adalah :
(1). Bila karya perorangan
Pengarang/penyunting. (tahun). Judul (edisi), [jenis medium]. Tersedia : Alamat di internet. [tanggal diakses]

Contoh :
Hitchcook, S., Carr, L. Dan Hall, W. 1996. A Survey of STM on line journalas, 1990-1995: The calm before the storm, [on line]. Tersedia : http://journals.ecs.soton.ac.Uk/survey.html, [12 juni 1996].
(2). Bila karya kolektif

Pengarang/penyunting. (Tahun). Dalam sumber (edisi), [jenis medium]. Penerbit. Tersedia : alamat di internet. [tanggal diakses].

Contoh:

Daniel, R.T.A. (1995). The of Western Music. In Britanica Online:macropedia [online]. Tersedia : www.macropedia.com bin/;DocF=macro/5004/45/o.html [30 maret 2000]

(3). Bila artikel dalam jurnal

Pengarang. (Tahun). Judul. Nama Jurnal [jenis media], volume (terbitan), Nomor. Tersedia : alamat di internet. [tanggal diakses].

Contoh:

Griffth, A.I. 1995. Coordinating family and school: mothering for schooling. Education Policy Analysis Archives, (on line), vol. 3, nomor. 1. Tersedia : http://olam.ed.asu.edu/epaal/,diakses [12 Februari 1997].

(4). Jurnal di CD-ROM

Pengarang. (tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama majalah, [jenis medium], volume, jumlah halaman. Tersedia : alamat di internet. [tanggal diakses]

Contoh :
Goodstein, C. (1991, September). Hearles from the deep. American Health [cd-rom], 60-64. tersedia 1994 SIRS/SIRS 1992 Life Science/Article08A [30 Juni 1995]


(5). Bila artikel di surat kabar

Pengarang. (tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama Surat Kabar [jenis media] jumlah halaman. Tersedia: alamat di internet. [tanggal diakses].

Contoh :

Cipto, B. (2000, 27, april). Akibat Perombakan Kabinet Berulang, Fondasi Reformasi bisa runtuh. Pikiran Rakyat [online]. Halaman 8. tersedia : www.pikiranrakyat.com ,[19 Maret 2000]

(6). Bila pesan dari e-mail

Pengirim. (alamat e-mail pengirim). (tahun, tanggal, bulan). Judul pesan e-mail kepada penerima [alamat e-mail penerima]

Contoh :

Ardi, (ardi230872@yahoo.com). (2000. 25 April). Bab I Laporan Penelitian. E-mail kepada Dedi Supriadi (Supriadi@indo.net.id).

2. Lampiran-lampiran

Lampirkan semua surat-surat penting yang perlu didokumentasikan dengan urutan menurut kepentingannya. Contoh Rekomendasi dari Tempat Penelitian. Lampiran ini juga dapat berupa listing program (jika diperlukan) atau diagram/grafik/gambar yang mendukung pembahasan dalam Skripsi.

3. Riwayat Hidup

Lampirkan Daftar riwayat hidup, termasuk riwayat pendidikan, organisasi dan kegiatan-kegiatan yang pernah diikuti.














IV. TEKNIK PENGETIKAN/PENULISAN

Bagian ini menjelaskan tatacara penulisan skripsi yang meliputi jenis bahan dan ukuran naskah, tatacara pengetikan dan pemberian tanda urut/penomoran, mengatur pencantuman tabel dan gambar serta menentukan pedomam tentang ragam bahasa, cara penulisan nama dan hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam tatacara penulisan skripsi.

A. Bahan Dan Ukuran

1. Pengetikan naskah

Naskah skripsi diketik dengan menggunakan aplikasi komputer program pengolah kata (word processor). Huruf yang digunakan adalah Arial 12 kecuali pada sampul.

2. Batas Pengetikan

Batas-batas pengetikan ditinjau dari tepi kertas diatur dengan jarak sebagai berikut :

a. Tepi atas 4cm
b. Tepi bawah 3cm
c. Tepi kiri 4cm
d. Tepi kanan 3cm

3. Pengisian Ruang Tulis

Ruang tulis yaitu bagian halaman yang terdapat di sebelah dalam batas sembir, sedapat mungkin diisi penuh, artinya penulisan dimulai dari batas sembir kiri sampai ke batas sembir kanan tanpa ada ruang yang terbuang, kecuali jika akan mulai alinea baru, persamaan, daftar, rincian ke bawah, gambar, subjudul, atau hal-hal yang khusus.

4. Pencetakan

Naskah dicetak dengan printer bukan dot matrix di atas kertas HVS 80 gram ukuran A4 (21 x 29,7 cm) berwarna putih dengan menggunakan tinta berwarna hitam pada satu muka (tidak bolak-balik)









5. Sampul

Sampul dibuat dari kertas bufalo atau sejenis, diperkuat dengan karton dan dilapisi dengan plastik. Warna sampul Skripsi/Tugas akhir adalah:

a. Jurusan Teknik Komputer : warna biru tua
b. Jurusan Teknik Informatika : warna merah terang
c. Jurusan Manajemen Informatika : warna hijau daun
d. Jurusan Komputer Akuntansi : warna kuning terang

B. Jarak Dan Spasi

1. Bilangan dan Satuan

Lambang bilangan ditulis dengan angka, kecuali pada awal kalimat. Satuan dinyatakan dengan singkatan resminya tanpa tanda titik di belakangnya. Jika belum ada singkatan resmi, maka satuan ditulis secara lengkap. Contoh : 5 m, 10 kg, 1 jam 20 menit.

2. Alinea, Paragarap dan Permulaan Kalimat

Penulisan skripsi hendaknya mengikuti struktur paragrap. Paragrap adalah kumpulan beberapa kalimat yang membentangkan satu kesatuan pokok pikiran atau mengandung satu tema dan kesatuan susunan. Sebuah paragrap sekurang-kurangnya terdiri dari topik dan kalimat penjelasan. Alinea baru mengawali sebuah paragrap dan dimulai dari ketukan ke-6 dari batas sembir kiri. Bilangan, lambang atau rumus kimia yang mengawali suatu kalimat harus dieja. Misalnya : lima puluh orang tewas dalam kecelakaan itu. Kata depan dan kata sambung tidak boleh menjadi awal paragrap.

3. Judul, Subjudul, anak-subjudul dan seterusnya

Judul digunakan untuk kepala bab yang ditulis pada halaman baru. Tulisan BAB dan nomornya ditulis dengan huruf kapital dan angka romawi yang ditebalkan dan diletakkan di tengah halaman tepat pada sembir atas. Judul juga selengkapnya ditulis dengan huruf kapital yang ditebalkan dan diletakkan di tengah halaman 3 spasi di bawah tulisan BAB. Kalimat pertama sesudah judul dimulaidengan alinea baru, 3 spasi di bawah baris akhir dari judul. Penulisan bab dengan font arial 14 ditebalkan.

Subjudul ditulis disebelah kiri, 3 spasi di bawah baris sebelumnya, semua kata di mulai dengan huruf kapital kecuali kata hubung dan kata depan , kata demi kata ditebalkan dan tanpa diakhiri tanda titik. Digunakan font Arial 12. kalimat pertama sesudah subjudul dimulai dengan alinea baru, 3 spasi di bawah judul.

Anak-subjudul ditulis mulai dari sembir kiri 3 spasi di bawah baris sebelumnya dengan huruf kapital hanya pada huruf pertama kata pertama, setiap kata ditebalkan tanpa diakhiri dengan tanda titik. Kalimat pertama sesudah anak-subjudul dimulai dengan alinea baru 2 ½ spasi di bawah anak-subjudul.

Sub-anak-subjudul ditulis dimulai dari ketukan ke-6 dari batas sembir kiri, setiap kata ditebalkan dan diakhiri dengan tanda titik. Kalimat pertama yang menyusul kemudian, diketik terus ke belakangpada baris yang sama dengan sub-anak-subjudul. Baris kedua seterusnya ditulis pada batas sembir kiri.

Selain itu sub-anak-subjuduldapat juga ditulissebadai bagian/ anak kalimat yang ditempatkan di depan dengan diberi garis bawah. Contoh penulisan judul, subjudul dan seterusnya sbb :






































Batas atas


BAB 1
PENDAHULUAN

A. Subjudul Pertama

Kalimat pertama setelah subjudul ditulis sebagai alinea baru, 3 spasi di bawah subjudul.

1. Anak-subjudul pertama

Kalimat pertama sesudah anak-subjudul mulai dengan alinea baru, 2 ½ spasi di bawah anak-subjudul.

a. sub-anak subjudul pertama. Kalimat pertama yang segera menyusul ditulis sebaris di belakang sub-anak-subjudul. Disamping itu sub-anak-subjudul dapat juga ditulis berupa kalimat dengan menempatkan bagian yang befungsi sebagai sub-anak-subjudul di awal kalimat dan ditulis dengan huruf tebal.

4. Perincian Ke Bawah
Jika pada penulisan naskah perlu ada perincian yang harus disusun ke bawah, maka tatacara penulisannnya adalah sebagai berikut :

a. Sebagai tanda urut rincian dipakai angka atau huruf abjad sesuai dengan derajat rinciannya, diikuti oleh tanda titik atau diapit tanda kurung tanpa titik.
b. Huruf atau angka tanda urut rinciannya ditulis pada ketukan ke-6 dari batas sembir kiri.
c. Jika rincian tidak cukup ditulis dalam 1 baris maka huruf pertama baris kedua dan seterusnya ditulis tepat di bawah huruf pertama baris pertama.

Contoh penulisan perincian ke bawah :

a. .....................................................................
b. .....................................................................

1) .................................................................
.................................................................

2) .................................................................
.................................................................

(a) ................................................................
(b) ................................................................
(c) ................................................................

5. Pemberian Contoh

Pemberian contoh untuk memperjelas suatu kalimat dapat berupa istilah, nama atau kata dan kalimat. Untuk rincian contoh yang barupa istilah, nama atau kata cukup ditulis dalam baris yang menerus. Contoh : Program studi yang ada di STMIK Handayani antara lain Teknik Informatika, Teknik komputer, Manajemen Informatika, Komputerisasi Akuntansi. Sedang rincian yang berupa sejumlah kalimat yang harus ditulis ke bawah. Contoh : Tahap-tahap pengembangan sistem informasi adalah :
a. Perencanaan, Diikuti dengan uraian
b. Analisis sistem, diikuti dengan uraian
c. Dan seterusnya
Panggunaan tanda hubung (-) atau simbol lainnya seperti tanda pagar (#) atau bintang (*) dan lain-lain sebagai tanda rincian tidak dibenarkan.

6. Letak Simetris

letak gambar, tabel, daftar, persamaan, harus simetris terhadap sembir kiri dan kanan ruang tulis.

C. Pemberian Tanda Urut

Bagian ini meliputi tatacara pemberian tanda urut untuk halaman naskah, tabel, gambar, persamaan , serta judul/subjudul/anak sub judul. Pemberian tanda urut dilakukan dengan penomoran menggunakan angka Romawi atau angka arab atau dengan pengabjadan menggunakan huruf kapital atau huruf biasa.

1. Halaman

Bagian awal skripsi, mulai dari prakata sampai dengan akhir daftar, diberi nomor halaman dengan angka romawi kecil, dan diletakkan pada bagian bawah ditengah. Bagian utama dan bagian akhir, mulai dari pendahuluan sampai ke halaman terakhir, diberi nomor halaman dengan angka arab, ditempatkan disebelah kanan atas. Nomor halaman ditulis pada kanan atas. Pada aplikasi pengolah kata, gunakan perintah insert atau page numbers kemudian pilih top page. Nomor halaman tidak ditulis pada awal setiap bab.


2. Tabel

Tabel diberi tanda urut dengan angka arab. Nomor tabel berurut dari awal sampai akhir. Di bawah tabel dapat ditulis sumber tabel dan keterangan lain yang perlu misalnya : singkatan, probabilitas statistic dan lainnya.

3. Gambar

Yang termasuk dalam gambar adalah bagan, skema. Peta, photo, form/menu. Gambar diberi tanda urut dengan angka arab. Nomor gambar berurut dari awal sampai akhir.

4. Persamaan

Tanda urut persamaan yang berbentuk rumus matematika, reaksi kimia dan lain-lainnya ditulis dengan angka Arab di dalam tanda kurung dan ditempatkan merapat ke sembir kanan.

5. Judul, subjudul dan seterusnya

Tanda urut bab dari judul, subjudul, anak-subjudul, sub-anak-subjudul dan seterusnya berurut-urut menggunakan angka romawi, huruf kapital, angka arab, huruf biasa dan angka.

D. Tabel Dan Gambar

1. Tabel

Tabel adalah uraian dalam bentuk kolom dan baris yang sistimatik dan ringkas. Dengan menggunakan tabel, pembaca akan lebih mudah memahami suatu pernyataan dalam skripsi/disertasi.

Judul tabel ditulis dengan diawali tulisan tabel beserta nomor urutnya, dengan angka arab dan tanda titik ; hanya hurf pertama dari kata pertama yang ditulis huruf kapital dan tidak diakhiri tanda titik. Keseluruhan judul ini ditempatkan merapat ke sembir kiri di atas tabel dan jika lebih dari 1 baris maka baris ke-2 dan seterusnya ditulis mulai tepat dibawah huruf pertama nama judul dengan jarak 1 spasi.

Satuan tidak boleh dicantumkan dalam judul tabel, contoh cm, g dan lain-lain
Tabel harus utuh, tidak boleh dipenggal oleh pergantian halaman. Jika karena panjang tabel melampaui satu halaman, maka bagian awal tabel dimulai ada bari pertama suatu halaman. Pada halaman lanjutannya harus dicantumkan kata lanjutan tabel diikuti nomor tabel, tanpa disertai judulnya lagi, tetapi nama-nama kolom tabel harus ditulis kembali.

Kolom-kolom diberi nama dan dijaga agar pemisahan antara kolom yang satu dengan yang lainnya cukup tegas dapat dengan atau tanpa garis pemisah kolom. Jarak antar baris adalah 2 ½ spasi, sedangkan jika jalir tidak cukup ditulisi dalam 1 baris dalam kolom yang bersangkutan, maka jarak antar baris dalam jalaur adalah 1 spasi.

Jika tabel lebih besar daripada ukuran lebar kertas naskah yang A4 maka harus dibuat memanjang kertas yang dalam apliksi komputer disebut Landscape. Bagian atas tabel diletakkan disebelah kiri kertas atau di sisi jilidan. Tabel yang dikutip dari sumbe lain harus dinyatakan, dengan menulis sumbernya pada akhir judul tabel seperti cara pengacuan sumber pustaka daalam uraian. Bilamana masih diperlukan keterangan, maka dapat diletakkan di bawah tabel.

Tabel diketik simetri terhadap sembir kiri kanan dan terhadap teks di atas dan di bawahnya dengan jarak masing-masing 3 spasi. Tabel yang terdiri atas lebih dari 2 halaman atau harus dilipat ditempatkan pada lampiran. Contoh tabel sbb :

Tabel 1. .........................................................................................

.........................................................................................

NO Field Name Type Width





2. Gambar

Selain teks, uraian skripsi dapat berupa gambar. Yang termasuk gambar adalah bagan, grafik, peta, photo, form/menu, konfigurasi dan jalur-jalur elektronik kimia.

Judul gambar diletakkan 2 spasi di bawah gambar. Diawali dengan tulisan Gambar dan naskah arab serta tanda titik, selanjutnya ditulis judul gambar dengan huruf kapital pada huruf awal kata pertama saja tanpa diakhiri tanda titik. Keseluruhan judul ini ditempatkan simetri di bawah gambar dan jika lebih dari satu baris maka baris ke-2 dan seterusnya ditulis mulai tepat di bawah huruf pertama nama judul dengan jarak antar baris 1 spasi.

Gambar tidak boleh dipenggal: jika karena ukuran gambar lebih luas dari 1 halaman A4, maka gambar dapat menggunakan kertas A3 lalu dilipat rapi. Bila gambar dilukis memanjang halaman naskah, maka bagian atas gambar diletakkan di sebelah kiri disisi jilidan.

Keterangan gambar ditulis pada tempat-tempat yang lowong dalam gambar dantidak pada halaman lain. Skala pada grafik dibuat agar mudah dipakai untuk mengadakan interpolasi dan ekstrapolasi. Gambar yang dibuat di atas kertas grafik tidak dibenarkan, demikian pula jika kemudian kertas grafik ini ditempelkan pada kertas naskah. Untuk kurva hubungan linear, skala pada sumbu x dan y ditetapkan sedemikian rupa sehingga ada kesesuaian antara kemiringan (slope) dengan persamaan regresinya.

Foto dapat hitam-putih atau berwarna disisipkan dalam uraian. Gambar beserta judulnya dibuat simetris tehadap sembir kiri kanan dan terhadap teks di atas dan di bawahnya dengan jarak masing-masing 3 spasi.

Gambar yang dikutip dari sumber lain harus dinyatakan sumbernya, dengan menuliskan pada akhir judul gambar seperti cara pengacuan, sumber pustaka dalam uraian. Contoh gambar sbb:













Gambar 7. Tuliskan nama gambar ......................................................................
...........................................................................................................


E. Bahasa
1. Bahasa yang dipakai

Bahasa yang dipakai untuk skripsi adalah bahasa Indonesia ragam baku dengan gaya bahasa keilmuan yang berciri antar lain :

a. Bernada formal, nalar dan objektif
b. Gagasan atau paham dikomunikasikan secar lugas, jelas, ringkas dan tepat. Istilah atau ungkapan yang dipakai tidak bermakna ganda.
c. Lazim dipakai titik pandang nara ketiga dengan kalimat berbentuk pasif. Oleh karena itu tidak digunakan kata ganti orang pertama atau kedua seperti saya, aku, kami, kita, engkau dan lain-lainnya. Pada penyajian ucapan terima kasih dalam prakata, saya diganti dengan penulis.
d. Dihindari ungkapan-ungkapan yang berlebihan, mubazir, dan emosional.
e. Berbentuk prosa dengan corak pemaparan (eksposisi)
f. Kalimat dan paragraf tidak terlalu panjang
g. Format dan tatacara penulisan harus konsisten

2. Istilah

Istilah yang dipakai ialah istilah Indonesia atau yang telah diIndonesiakan. Pengindonesiaan istilah asing berpedoman kepada Pedoman Umum Pembentukan Istilah (Lampiran II Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 27 Agustus 1975, No. 0196/1975).

Jika terpaksa harus memakai istilah asing, maka istilah ini ditulis dengan huruf miring. Istilah-istilah baru yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia dapat digunakan, asal konsisten. Pada penggunaanya yang pertama kali perlu diberikan padanannya dalam bahasa asing diapit tanda kurung dengan huruf miring. Jika istilah baru ini cukup banyak jumlahnya, maka sebaiknya dibuatkan daftar istilah pada lampiran.

F. Penulisan Nama

Bagian ini memberikan pedoman tentang pengutipan nama penulis yang diacu dalam uraian dan daftar pustaka.

1. Nama penulis yang diacu dalam uraian

Penulis yang tulisannya diacu dalam uraian hanya disebutkan nama akhirnya saja. Jika terdapat 2 penulis yang mempunyai nama akhir yang sama dan penulis pada tahun yang sama maka untuk membedakannya di belakang tahun diberi huruf kecil a, b dan seterusnya.

Jika penulisnya dua orang maka kedua nama akhir dituliskan dengan menyelipkan kata dan atau and diantar kedua nama tersebut. Jika penulisnya lebih dari dua orang maka nama akhir penulis pertama yang dicantumkan diikuti dengan dkk atau et. Al.

Jika penulisnya tidak jelas maka digunakan tulisan Antonim sebagai pengganti nama penulis.

Jika rujukan bersumber dari buku suntingan atau risalah (proceeding) maka yang ditulis adalah nama penulis asli bukan nama penyuntingnya. Jika rujukan diambil dari dokumen-dokumen resmiseperti undang-undang, peraturan pemerintah, garis-garis besar haluan negara, perturan daerah, surat keputusan dan koran maka nama sumber ditulis sebagai pengganti nama penulis. Misalnya:

a. Menurut Tanra (1994), penderita penyakit........................
b. Akhir-akhir ini gejala perkelahian.............(Smith, 1927 a)
c. Pemberian obat tradisional meningkat.........(Darise dan Kadir, 1973)
d. Menurut Black dan Smith (1974, tanah yang..........................
e. Hasil ini telah diteliti sebelumnya (Rampisela dkk, 1992)
f. Inflasi ternyata naik mendekati angka dua digit (kompas, 2 September 1992)

2. Nama penulis dalam daftar pustaka

Dalam daftar pustaska semua penulis yang buku atau artikelnya dirujuk harus dicantumkan namanya.

g. Nama penulis lebih dari satu kata. Cara penulisannya ialah nama akhir diikuti dengan tanda koma, singkatan nama depan, nama tengah dan seterusnya, yang semua diberi tanda titik. Contoh :

(1). Adam C. Smith, Jhon Kelvin and Bernard Klauss ditulis Smith, A.C., Kelvin, J and Klauss, B.
(2). Sutan Takdir Alisyahbana ditulis Alisyahbana, S.T.


h. Nama penulis dengan singkatan. Nama yang diikuti atau diawali dengan singkatan, maka singkatan-singkatan itu dianggapa sebagai nama tengah. Contoh :

(1). William D. Ross Jr. Ditulis Ross, W.D.Jr.
(2). Abd. Rahman C.I. ditulis Rahman, A.C.I


i. Nama penulis dari sumber pustaka tidak jelas. Nama penulis diganti dengan kata anonim. Contoh :

Anonim. 1950. Malin kundang. Balai Pustaka. Jakarta.

j. Derajat kesarjanaan tidak boleh dicantumkan. Apapun gelar yang dimiliki, dalam penulisan nama tidak dicantumkan.

k. Gelar tradisional atau kebangsawanan dan keagamaan. Gelar tradisional ini dianggap sebagai suatu kesatuan dengan nama akhir. Contoh :

(1). Raden Suryo Negoro ditulis Negoro R.S.
(2). Raden Mas Suryodiningrat ditulis Suryodiningrat R.M.
(3). Andi Husni Tanra ditulis Tanra A.H
(4). K.H. Raden Mas Mansyur ditulis Mansyur K.H.R.M
(5). Monsigneur Sugiyo Pranoto S.J ditulis Pranoto Mgr. S.J.S
(6). Pdt. Siahaan S.Th. ditulis Siahaan Pdt

l. Penulisan nama yang perlu mendapat perhatian. Seperti nama Indonesiayang menggunakan nan atau garis hubung dan beberapa nama asing lainnya. Penulisannya dapat dilihat pada contoh berikut :

(1). Nama Indonesia yang menggunakan nan atau garis hubung dianggap merupakan satu kesatuan nama, misalnya : Sultan Iskandar-Soekardi ditulis nan Jauh, S. Sedangkan Ary Soenardi-Soekardi ditulis Soenardi-Soekardi, A.

(2). Nama Belanda, misalnya :
J.J. de Vries ditulis : Vries, J.J de
H.A Van de Berg ditulis : Berg H.A. Van De

(3). Nama Perancis, misalnya ;
J.du Bois. Ditulis Bois J. Du
A.R.L. Petit, ditulis : Petit A.R.L

(4). Nama Jerman yang mengandung Von, zu, zun, zur, im.

Alexander von Munchen, ditulis Munchen, von.

(5). Nama Portugis dan Brasil yang memakai do, da, dos, das.

A.G. dos Santos, ditulis : Santos A.G, do

(6). Nama Spanyol

J. Perez Fernandus, ditulis : Perez Y Fernandus, J

(7). Nama Arab yang mengandung el, ibn, abn, abdel.

Mohammad ibn Hajar, ditulis : Hajar, M.ibn
Achad sl Husain, ditulis : Husain, A.el

(8). Nama Cina

Lee Tang Gwan, ditulis : Lee, Tang Gwan
Han Ai-Ping, ditulis Han, Ai-Ping


G. Catatan Kaki dan Kutipan

1. Catatan Kaki

Sebaiknya (jika tidak perlu sekali) dihindari penggunaan catatan kaki, kecuali untuk bidang studi tertentu ilmu sejarah, ilmu hukum, seni dan arsitektur. Untuk bidang-bidang tersebut catatan kaki dibatasi pada hal-hal sebagai berikut :

a. Keterangan lisan seseorang, pada catatan kaki dituliskan : Keterangan lisan
Muh. Rum.

b. Data sekunder berupa data yang dikutip dari suatu lembaga sumber data ;
pada catatan kaki dituliskan nama lembaga sumber data tersebut.

c. Tanda rujukan catatan kaki dalam teks menggunakan superskrip angka Arab,
sedangkan catatan kakinya ditempatkan pada dasar halaman 2 spasi
di bawah garis melintang yang dibuat mulai dari sembir kiri sepanjang 7 cm,
juga paling sedikit berjarak 2 spasi dari baris terbawah teks.

Kalimat dalam catatan kaki ditulis mulai pada ketukan ke-6 dengan jarak antar baris 1 spasi. Jarak antara catatan kaki yang satu dengan yang lainnya ialah 2 spasi.

Catatan kaki di dalam tabel, memakai tanda rujukan superskrip huruf biasa, ditempatkan 2 spasi di bawah garis batas bawah tabel dengan cara penulisan yang sama dengan catatan kaki dalam teks. (Lampiran 14).

2. Kutipan

Kutipan langsung ditulis dalam bahasa aslinya dengan jarak antar baris 1 spasi. Seluruhnya diketik mulai pada ketukan ke-6. Kutipan boleh dibahassesuai dengan pengertian penulis.

Sumber kutipan dicantumkan dengan menuliskan nama pengarang, tahun, dan nomor halamannya.

Contoh :

Kaplan e.al. (1986:45) mengemukakan mengenai akuntansi Manajemen, sebagai berikut :

“Management accounting ectivities include collecting, classifying, processing, analyzing, and reporting information to managers. Unluke the financial accounting information prepared for external contituencies, such as investors, creditors, suppliers, and tax and regulatory authoroties, managements accounting information should be designed to help decision making within the firm.

Dengan demikian, ruang lingkup akuntansi manajemen menurut Kaplan et.al. (1989:67) adalah sebagai berikut :

“Extends beyond traditional measures of the costs and revenues from the transactionthat have already occurred to include also information for sales backlogs, unit quantities, prices, demands on capasity resources, and extensive performance measures based on physical or nonfinancial measures.”

Sejak informasi digunakan untuk mrmbantu perencanaan dan pengendalian kegiatan dan tidak dibatasi pada laporan external, akuntansi manajemen dapat menggunakan data lebih tidak objektif dan lebih verible dibandingkan dengan data yang digunakan dalam akuntansi keuangan......................dst...................



H. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan

1. Pedoman Umum

Penulisan huruf, berbagai jenis kata dan unsur-unsur serapan serta pemakaian dan penempatan tanda baca hendaknya merujuk dengan cermat pada Pedomam Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan,

2. Kesalahan yang sering terjadi

Kesalahan yang sering terjadidalam cara penulisan adalah :

a. kata hubung seperti sehingga dan sedangkan sering dipakai untuk memulai
suatu kalimat : hal ini harus dihindari.

b. Kata depan pada sering dipakai tidak pada tempatnya, misalnya diletakkan
di depan subjek sehingga merusak susunan kalimat.

Kata di mana dan dari atau daripada kerap kali tidak tepat pemakainnya dan diperlukan seperti kata where dan of dalam bahasa Inggris. Bentuk yang demikian ini dalam bahasa Indonesia tidaklah baku dan tidak dibenarkan dipakai.



PROSEDUR PENULISAN SKRIPSI
SEMINAR DAN UJIAN AKHIR

I. Prosedur Penulisan “Skripsi”

1. Pengajuan Rencana Skripsi
a. Bidang bahasan yang direncanakan untuk dijadikan karya tulis diajukan ke bagian akademik untuk dibuatkan surat pengantar/surat keputusan penunjukan pembimbing.
b. Dengan surat pengantar dari Pimpinan Sekolah Tinggi, mahasiswa yang bersangkutan menghadap kepada dosen pembimbing yang telah ditunjuk/ditentukan dalam suatu surat keputusan.
c. Bila memerlukan data pendukung dari suatu instansi, lembaga, perusahaan negeri atau swasta, mahasiswa dapat meminta surat pengantar atau rekomendasi dari Pimpinan Sekolah Tinggi.
d. Dalam proses penyelesaian karya tulis atau tugas akhir mahasiswa melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing yang telah ditunjuk setiap saat atau sesuai dengan kesepakatan waktu dari dosenpembimbing yang bersangkutan minimal 4x per dosen pembimbing yang dibuktikan dengan lembar konsultasi yang ditandatangani oleh dosen pembimbing setiap konsultasi.

2. Ketentuan Penyerahan Skripsi

a. Karya tulis yang telah selesai dan telah disetujui oleh dosen pembimbingdi serahkan kebagian akademik untuk penentuan waktu seminar akhir/ujian.
b. Karya tulis diketik dalam 6 rangkap untuk program strata satu (S1) dan 5 rangkap untuk program Diploma (D3), meliputi “
• Dosen pembimbing 2 exp (2 orang).
• Dosen penguji 2 exp (2 orang) program strata satu (S1) dan 1exp (1 orang) untuk program diploma (D3)
• Sampul karya tulis harus terbaca dengan jelas tulisan yang memuat kata-kata (urutan dari atas) terdiri dari :
 Judul dan tempat penelitian.
 Jenis tugas akhir (ditulis SKRIPSI/ TUGAS AKHIR).
 Pernyataan pengajuan Skripsi.
 Nama, nomor induk dan nirm mahasiswa, jurusan
 Nama lembaga dan tahun penulisan
 Semua ditulis dengan huruf kapital kecuali Nama Penyusun
3. Bentuk, Ukuran dan format karya tulis

• jenis kertas Super White (80 gram)
• ukuran kertas 30x21 cm (kwarto)
• warna sampul
 warna biru untuk jurusan Sistem Komputer (SK)
 warna merah untuk jurusan teknik Informatika (TI)
 warna hijau untuk jurusan Manajemen Informatika (TI)
 warna kuning untuk jurusan Komputerisasi Akuntansi (KA)

II. Prosedur Presentasi/Seminar Akhir

Mahasiswa yang telah melulusi semua mata kuliah dapat mengajukan permohonan ujian seminar akhir dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Mahasiswa membayar uang seminar/ujian akhir ke BAUK
2. Mahasiswa mendaftar ke bagian akademik dengan melampirkan :

 Surat persetujuan dari dosen pembimbing
 Copy kartu mahasiswa yang masih berlaku (sah)
 Copy KRS semester awal sampai dengan semester berjalan
 Copy KHS semester awal sampai dengan semester akhir
 Transkrip nilai semester
 Copy Daftar Nilai Konversi bagi mahaiswa transfer
 Keterangan bebas biaya kuliah & administrasi lainnya di BAUK
 Keterangan bebas pustaka dari kepala perpustakaan
 Keterangan bebas Laboratorium dari kepala laboratorium (lab. Hardware dan software)
 Copy ijazah akhir yang telah dilegalisir
 Copy keterangan/sertifikat kegiatan extra kurikuler
 Copy sertifikat orientasi studi (ospek/format)

3. Bila semua telah dipenuhi dan telah diteliti oleh bagian akademik, maka akan surat keputusan oleh ketua STMIK Handayani beserta daftar nama yang berhak menempuh ujian seminar
4. Mahasiswa mengambil undangan pada bagian akademik dan selanjutnya disampaikan kepada pembimbing dan penguji dengan melampirkan copy tugas akhir/skripsi selambat-lambatnya dua (2) hari sebelum ujian berlangsung
5. Mahasiswa mempersiapkan segala peralatan dan perlengkapan yang diperlukan dalam presentase seminar akhir seperti unit komputer dan segala kelengkapannya, seperangkat alat hasil rekayasa/rancangan alat yang telah dibuat sebagai tugas akhir.
6. Seminar wajib diikuti oleh kedua pembimbing, dan bilamana seorang pembimbing tidak sempat hadir, maka seminar untuk mahasiswa yang bersangkutan ditunda untuk jadwal seminar selanjutnya. Sedangkan bila salah seorang penguji (khusus untuk program strata satu /S1) berhalangan, maka dapat digantikan oleh penguji lain yang ditunjuk.
7. Mahasiswa mengikuti seminar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dengan ketentuan berpakaian rapi (kemeja lengan panjang putih, celana/rok hitam serta memakai dasi bagi pria).
8. Mahasiswa mengundang peserta dari mahasiswa (penanggap umum) sekurang-kurangnya 5 orang untuk tiap mahasiswa peserta ujian.

III. Ujian Sarjana (Ujian Skripsi)

Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seminar wajib menempuh ujian sarjana (ujian Skripsi/tugas akhir) dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Memperbaiki/merevisi tugas akhir sesuai dengan saran dan masukan komisi pembimbing dan penguji pada ujian seminar akhir
2. Mengambil undangan pada bagian akademik dan selajutnya disampaikan kepada pembimbing dan penguji selambat-lambatnya 2 hari sebelum ujian akhir berlangsung dengan melampirkan Copy Tugas akhir.
3. Mengikuti ujian sesuai dengan jadwal dengan berpakaian rapi (jas serta memakai dasi untuk pria maupun wanita).
























TEKNIK INFORMATIKA




SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER ( STMIK HANDAYANI ) MAKASSAR
2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengunjung kiranya memberikan saran yg dapat membantu kami dalam penyempurnaan isi dari blog.